Penyampaian Nota keuangan Bupati Mengenai Raperda tentang APBD Tahun anggaran 2026 

Avatar of Kanal Madura
oplus_2

PAMEKASAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan resmi memulai pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 melalui Rapat Paripurna penyampaian Nota Keuangan oleh Bupati Pamekasan. kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat paripurna DPRD Pamekasan berlangsung sekitar Pukul 13.00wib Pada 07/10/26.

 

 

Dalam pidatonyo, Bupati Pamekasan menyampaikan bahwa penyusunan RAPBD 2027 berpedoman pada aturan perundang-undangan terbaru, termasuk Perpres Nomor 72 Tahun 2025 dan Permendagri Nomor 17 Tahun 2026. Tema pembangunan yang diusung berfokus pada pengoptimalan peran dan pemanfaatan sumber daya pembangunan, mulai dari investasi, sumber daya alam (SDA), sumber daya manusia (SDM), hingga modal sosial daerah.

 

“Maksud dan tujuan penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Pamekasan Tahun Anggaran 2027 ini adalah untuk dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD sesuai dengan mekanisme yang berlaku,” ujar Kholilurahman Bupati Pamekasan.

 

 

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Pamekasan menyatakan pihak legislatif akan segera melangkah ke tahapan berikutnya, diawali dengan mendengarkan Pandangan Umum (PU) fraksi-fraksi sebelum dilanjutkan ke tahap pembahasan anggaran.

“Setelah Bupati menyampaikan nota keuangan, tugas kita pertama adalah mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi yang insyaallah dijadwalkan minggu depan. Target penetapan APBD 2027 ini disahkan pada akhir tahun nanti, sekitar bulan Desember 2026,” Ujar Ali Masykur Ketua DPRD Pamekasan.

 

Pihak DPRD memproyeksikan kondisi keuangan daerah pada tahun 2027 mendatang relatif lebih stabil ketimbang tahun berjalan, seiring dengan mulai dibukanya kran efisiensi oleh pemerintah pusat.

“Insyaallah tahun yang akan datang ini kondisi keuangan sedikit lebih normal. Ada potensi kenaikan dana transfer dari pusat sekitar Rp3 miliar hingga Rp5 miliar. Dengan begitu, program dan visi-misi Bupati bisa mulai direalisasikan bertahap,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *