KANALMADURA.COM, PAMEKASAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menghadiri kegiatan Upacara TNI Manunggal Membangun desa ke – 130 tahun 2026. Kegiatan tersebut dihadiri lansung oleh Bupati Pamekasan, Forkompinda, Kasiter Kasrem kolonel infantri Andi tirtawansyah .sasaran utama Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
Bupati Pamekasan memberikan dana hibah sebesar 2 miliyar. K.holikurrahman menyampaikan bahwa anggaran hibah sebesar Rp2 miliar merupakan bentuk komitmen dan sinergi Pemkab dengan TNI dalam mengakselerasi pembangunan di desa-desa yang paling membutuhkan.
”Anggaran yang disediakan sekitar 2 miliar rupiah. Pengalaman pada TMMD sebelumnya, hasilnya sangat terasa. Anggaran yang dialokasikan mampu menghasilkan pembangunan yang jauh lebih besar karena adanya prinsip gotong royong—masyarakat dan TNI bekerja bersama-sama tanpa dibayar,” ujar Bupati Pamekasan.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat bekerja secara sukarela menjadi bukti nyata darma bakti kepada bangsa dan negara, sekaligus mempererat hubungan antara tentara dan rakyat.
Sementara itu, Komandan Kodim Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko (Dandim) menjelaskan alasan dipilihnya Desa Jarin sebagai lokasi TMMD kali ini. Menurutnya, Desa Jarin tergolong desa yang masih tertinggal dan belum pernah tersentuh program TMMD sebelumnya, sehingga membutuhkan percepatan sarana dan prasarana.
”Sejalan dengan tema TMMD Membangun Negeri dari Desa, program ini bukan hanya milik TNI, melainkan milik seluruh lapisan masyarakat. Kami menerjunkan sebanyak 150 personel yang akan berkolaborasi langsung dengan warga,” jelas Dandim.
Dandim mengungkapkan bahwa antusiasme warga Desa Jarin sangat tinggi, bahkan sejak tahap pra-TMMD. Warga secara sukarela datang membantu pengerjaan fisik, bahkan sebagian membolehkan rumahnya yang kosong digunakan sebagai tempat tinggal bagi para personel TNI selama kegiatan berlangsung.
Berbagai kegiatan sosialisasi dan pelatihan bagi warga (seperti kesehatan, Posyandu, dan ketahanan keluarga).
Ruang kolaborasi bagi Pemkab dan Pemerintah Desa untuk mensosialisasikan program-program kerja kepada masyarakat yang berkumpul.
Sebagai penutup rangkaian TMMD nantinya, Bupati berharap dapat menggelar acara silaturahmi atau pelepasan (sayonara) bersama seluruh warga desa di malam terakhir kegiatan, guna semakin mempererat kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.










