Breaking News

Cekcok Penghuni Kos Berujung Bacokan di Bangkalan

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, BANGKALAN – Seorang pria penghuni rumah kos di Desa Tanah Merah Dajah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam pada Selasa (20/1/2026) sekira pukul 12.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius hingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa berdarah itu bermula dari pertengkaran antara tiga pria yang diketahui sama-sama tinggal di rumah kos tersebut. Cekcok mulut yang awalnya diduga sepele itu kemudian berkembang menjadi pertikaian fisik hingga berujung penganiayaan.

Baca Juga:  Dugaan pembunuhan di Lenteng, satu orang tewas akibat luka bacok

Kasi humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama membenarkan bahwa telah terjadi penganiayaan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betul, telah terjadi pertengkaran antar penghuni kos yakni SL (35), warga Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan dengan dua orang yang diduga pelaku berujung pada penganiayaan menggunakan senjata tajam,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga:  Kasus pembunuhan Di lesong Daya Sudah Tahap mendatang Saksi

Ipda Agung menjelaskan, akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh.

“Jika dilihat secara kasatmata, korban mengalami luka pada bagian tangan dan di kaki yang disebabkan oleh senjata tajam kemudian dibawa untuk mendapatkan perawatan medis di RSUD Syamrabu Bangkalan,” jelasnya.

Baca Juga:  Tanggapi Isu Pertalite Bermasalah, Polres Bangkalan Sidak Sejumlah SPBU

Usai melakukan aksinya, kedua terduga pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran.

“Kedua pelaku melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran tim gabungan Satreskrim Polres Bangkalan dan Unit Reskrim Polsek Tanah Merah,” tegas Agung.

Terkait motif penganiayaan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Korban Investasi Bodong Rp7,8 M, Korban Dan DPRD Berharap Uang Kembali, Bukan Sekadar Pidana
BRI Cabang Pamekasan, Berkomitmen Zero Tolerance Terhadap Fraud
Akhir Penantian 6 Tahun, Eks Pegawai BRI Penipu Investasi Diamankan
Polsek Masalembu Ungkap Kasus Percobaan Curanmor, Dua Nelayan Diamankan
Polisi ungkap dugaan peredaran Pil “Y” di Sapeken, pelaku mengaku dapat pasokan dari Banyuwangi
Polisi Selidiki Kasus Pencurian Rumah di Ambunten, Kerugian Korban Diperkirakan Rp22,5 Juta
Polres Pamekasan Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Satu Orang Masuk DPO
Polres Pamekasan Resmi Mulai Penyidikan Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan di Kafe Rafell

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Korban Investasi Bodong Rp7,8 M, Korban Dan DPRD Berharap Uang Kembali, Bukan Sekadar Pidana

Senin, 27 Juli 2026 - 14:58 WIB

BRI Cabang Pamekasan, Berkomitmen Zero Tolerance Terhadap Fraud

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:01 WIB

Akhir Penantian 6 Tahun, Eks Pegawai BRI Penipu Investasi Diamankan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:04 WIB

Polsek Masalembu Ungkap Kasus Percobaan Curanmor, Dua Nelayan Diamankan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:31 WIB

Polisi Selidiki Kasus Pencurian Rumah di Ambunten, Kerugian Korban Diperkirakan Rp22,5 Juta

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:28 WIB

Polres Pamekasan Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Satu Orang Masuk DPO

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:30 WIB

Polres Pamekasan Resmi Mulai Penyidikan Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan di Kafe Rafell

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:20 WIB

Polsek Ganding Tangkap Pemilik Dua Paket Sabu di Ketawang Larangan

Berita Terbaru