KANALMADURA.COM, SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Pragaan sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) VIII di Aula K. Ahmad Basyir Khabiran Arrahmah, Desa Jaddung, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jumat (7/8/2026) pagi.
Konferancab VIII tersebut mengusung tema “Aktualisasi Nilai Kepemimpinan Progresif untuk Organisasi Adaptif”.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kader IPNU-IPPNU Pragaan dalam melakukan regenerasi kepemimpinan sekaligus merumuskan arah gerak organisasi untuk masa khidmat 2026-2028.
Dalam forum tersebut, Nuril Faizin terpilih sebagai Ketua Mandataris PAC IPNU Pragaan, sedangkan Lathyva Nur Wahyuni dipercaya memimpin PAC IPPNU Pragaan untuk masa khidmat 2026-2028.
Keduanya mendapat mandat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus membawa organisasi pelajar Nahdlatul Ulama di Kecamatan Pragaan agar semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
Ketua Mandataris PAC IPNU Pragaan masa khidmat 2026-2028, Nuril Faizin, menyampaikan rasa syukur sekaligus bangga atas amanah yang diberikan melalui forum Konferancab VIII.
Menurut dia, mandat tersebut bukan sekadar sebuah jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang mampu memberikan ruang bagi pelajar untuk berkembang dan meningkatkan kualitas diri.
“Alhamdulillah, saya merasa bangga dan bersyukur atas amanah yang diberikan. Ini bukan hanya tentang posisi, tetapi bagaimana kita bersama-sama membawa IPNU Pragaan menjadi organisasi yang mampu menjawab kebutuhan pelajar,” ujar Nuril.
Ia menegaskan, salah satu fokus utama kepengurusannya ke depan adalah mencetak pelajar yang memiliki kualitas tinggi, baik dari sisi kapasitas intelektual, karakter maupun kemampuan kepemimpinan.
“Fokus saya adalah pelajar high quality. Kita ingin melahirkan kader-kader yang berkualitas, memiliki kompetensi, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” katanya.
Nuril mengatakan, untuk mewujudkan target tersebut, diperlukan kerja bersama seluruh jajaran pengurus, kader, serta seluruh elemen IPNU-IPPNU di Kecamatan Pragaan.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Organisasi ini harus dibangun secara bersama-sama. Kolaborasi, kaderisasi dan penguatan kapasitas pelajar akan menjadi bagian penting dalam perjalanan kepengurusan ke depan,” ujarnya.
Ia juga berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program-program positif dari kepemimpinan sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi baru yang sesuai dengan kebutuhan generasi pelajar saat ini.
“Organisasi harus adaptif. Tantangan pelajar hari ini berbeda dengan sebelumnya. Karena itu, IPNU harus mampu menghadirkan kegiatan yang relevan, produktif dan memberikan manfaat nyata bagi kader,” tutur Nuril.
Sementara itu, terpilihnya Nuril Faizin dan Lathyva Nur Wahyuni diharapkan menjadi awal baru bagi PAC IPNU-IPPNU Pragaan untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas kaderisasi, serta memperluas kontribusi pelajar NU di tengah masyarakat.
Konferancab VIII sekaligus menjadi ruang evaluasi dan regenerasi agar roda organisasi tetap berjalan secara berkesinambungan.
Dengan mengusung kepemimpinan progresif dan organisasi yang adaptif, IPNU-IPPNU Pragaan menargetkan lahirnya kader pelajar yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki kapasitas, karakter dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan.




















