KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, resmi melantik sekaligus memutasi sejumlah pejabat tinggi pratama (JPT) atau eselon II pada Selasa pagi (18/11/2025) di Peringgitan Pendopo Ronggosukowati.
Prosesi tersebut dilaksanakan berdasarkan SK Bupati Pamekasan Nomor 821.2/55, 56, 57/432.403/2025 serta SK Mendagri Nomor 800.1.3.3–74 Tahun 2025.
Bupati menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari strategi pembinaan aparatur agar kinerja pemerintah daerah semakin efektif. Ia menyebut mutasi sebagai mekanisme rutin yang dilakukan demi penyegaran dan percepatan pelayanan publik.
“Dengan berpindah perangkat daerah, pejabat juga akan semakin matang dalam pengalaman dan cara kerja,” tambahnya.
Bupati Kholilurrahman menjelaskan bahwa penundaan pelaksanaan mutasi selama ini disebabkan oleh prosedur perizinan yang wajib ditempuh daerah. Pemkab Pamekasan harus menunggu persetujuan dari Kemendagri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta memenuhi syarat tambahan berupa pencabutan hasil Seleksi Terbuka (Selter) sebelumnya.
“Proses perizinan ke Kemendagri dan BKN memang membutuhkan waktu. Setelah izin keluar, ada syarat lain yang harus dipenuhi, yaitu pencabutan hasil Selter lama. Itu yang membuat mutasi baru bisa dilaksanakan sekarang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan adanya empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang saat ini masih belum memiliki pimpinan definitif. Ia memastikan pengisian jabatan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Ada empat OPD yang masih kosong. Insyallah satu atau dua hari ke depan akan kami isi,” jelasnya.
Menanggapi isu keterlibatan pihak luar dalam proses mutasi, Bupati menegaskan bahwa seluruh keputusan diambil secara mandiri berdasarkan pertimbangan objektif. Ia menyebutkan bahwa masukan dari tokoh dan berbagai pihak tetap dipertimbangkan, namun tidak ada intervensi yang memengaruhi proses.
“Keputusan mutasi ini melalui kajian, mempertimbangkan masukan dari banyak pihak, tetapi tidak ada intervensi dari siapa pun. Prosesnya mandiri,” tegasnya.
Ia juga membantah adanya “catatan merah” pada empat OPD yang sedang dikosongkan.
“Tidak ada persoalan apa pun pada dinas-dinas tersebut. Kekosongannya semata-mata karena proses formasi dan pertimbangan,” ujarnya.
Bupati berharap para pejabat yang dilantik maupun dimutasi tetap menunjukkan komitmen kerja yang kuat. Rotasi jabatan ini diharapkan dapat mendukung akselerasi program kerja, terutama dalam merealisasikan visi dan misi pemerintah daerah.
“Saya melihat semangat para pejabat masih sangat kuat. Mutasi ini bagian dari akselerasi untuk mencapai visi dan misi daerah,” pungkasnya.
Berikut daftar pejabat yang dilantik dan menempati jabatan baru:
1. Masrukin, S.Sos., M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan
2. H. Mohamad Alwi, S.Sos., M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah
3. Akmallul Firdaus, S.Sos., Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata
4. Drs. Ach. Faisol, Inspektur Daerah Kabupaten Pamekasan
5. Amin Jabir, ST, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik
6. Muharram, ST, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan
7. Achmad Sajifudin, ST, MT., Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Tenaga Kerja
8. Akhmad Zaini, M.Pd., Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah
9. Kusairi, SE, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
10. Sigit Priyono, AP, M.Si., Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM
11. Drs. Fathorrachman, M.Si., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
12. Drs. Saudi Rahman, M.Si., Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan KB
13. Supriyanto, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup
14. Akhmad Basri Yulianto, SH, M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
15. dr. Raden Budi Santoso, Sp.M., Dokter Madya RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo
16. Muttaqin, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
17. Drs. Agus Budi Santoso, M.Si., Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
18. Munapik, S.Ag., M.Pd.I., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
19. Drs. Abdul Fata, M.Si., Kepala Dinas Perikanan
20. Herman Hidayat Santoso, ST, MM, Kepala Dinas Sosial
21. Mohammad Yusuf Wibieseno, S.Sos., MM, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran


