Breaking News

Bentrok Berdarah di Depan Masjid Agung Pamekasan: Satu Meninggal, Tiga Luka-Luka

Minggu, 9 November 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KANALMADURA.COM, PAMEKASAN – Suasana dini hari di kawasan Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan mendadak berubah mencekam. Sekitar pukul 03.30 WIB, Minggu (9/11/2025), terjadi peristiwa dugaan pembacokan yang melibatkan empat orang. Insiden itu menyebabkan satu korban meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.

AKP Jupriadi, Kasi Humas Polres Pamekasan membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, para korban langsung dievakuasi ke dua rumah sakit berbeda untuk mendapatkan perawatan medis.

“Benar, kejadian terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Empat orang menjadi korban, satu diantaranya meninggal dunia. Saat ini semuanya sudah mendapat penanganan di rumah sakit,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Akui Perubahan Rencana Kedatangan Valen

Berdasarkan data sementara dari RSUD Smart Pamekasan, korban meninggal dunia diketahui bernama Warisor Rasit, warga Desa Teja Barat, Kecamatan Pamekasan. Sedangkan dua korban luka lainnya yakni Rosi, warga Teja, dan Rafli, warga Laden, Kecamatan Pamekasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua korban luka masih menjalani perawatan intensif di ruang IGD RSUD Smart. Sementara jenazah Warisor Rasit telah dibawa ke kamar jenazah rumah sakit tersebut untuk keperluan visum.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Limpahkan Berkas Kasus TPKS ke Kejaksaan; Proses Hukum Tegak Lurus Meski Ada Upaya Damai

Di sisi lain, satu korban lain sempat dilarikan ke RS Larasati Pamekasan. Direktur RS Larasati, dr. H. Khoirul Umam, M.Kes., FISQua, membenarkan bahwa korban datang dalam kondisi luka akibat dugaan bentrokan di depan Masjid Agung.

“Iya, ada satu pasien yang kami tangani di IGD. Setelah mendapat perawatan dan observasi, pasien sudah diperbolehkan pulang sekitar pukul 03.00 WIB dengan pendampingan kepolisian,” ungkap dr. Umam.

Baca Juga:  Pulang dari Rumah Besan, Warga Pegantenan Diduga Dikeroyok Sekelompok Orang

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki motif dan pelaku dibalik insiden berdarah tersebut. Satreskrim Polres Pamekasan sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengumpulkan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi.

“Kami masih dalami motifnya. Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan untuk memastikan siapa yang terlibat dan apa pemicunya,” tambahnya.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi. Percayakan proses penanganan sepenuhnya kepada kepolisian,” tutupnya.

Berita Terkait

Satreskrim Polresta Sumenep berhasil ungkap kasus pencurian dengan pemberatan, Pelaku diamankan oleh Unit Resmob Polresta Sumenep
Korban Investasi Bodong Rp7,8 M, Korban Dan DPRD Berharap Uang Kembali, Bukan Sekadar Pidana
BRI Cabang Pamekasan, Berkomitmen Zero Tolerance Terhadap Fraud
Akhir Penantian 6 Tahun, Eks Pegawai BRI Penipu Investasi Diamankan
Polsek Masalembu Ungkap Kasus Percobaan Curanmor, Dua Nelayan Diamankan
Polisi ungkap dugaan peredaran Pil “Y” di Sapeken, pelaku mengaku dapat pasokan dari Banyuwangi
Polisi Selidiki Kasus Pencurian Rumah di Ambunten, Kerugian Korban Diperkirakan Rp22,5 Juta
Polres Pamekasan Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Satu Orang Masuk DPO

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:12 WIB

Satreskrim Polresta Sumenep berhasil ungkap kasus pencurian dengan pemberatan, Pelaku diamankan oleh Unit Resmob Polresta Sumenep

Senin, 27 Juli 2026 - 15:02 WIB

Korban Investasi Bodong Rp7,8 M, Korban Dan DPRD Berharap Uang Kembali, Bukan Sekadar Pidana

Senin, 27 Juli 2026 - 14:58 WIB

BRI Cabang Pamekasan, Berkomitmen Zero Tolerance Terhadap Fraud

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:01 WIB

Akhir Penantian 6 Tahun, Eks Pegawai BRI Penipu Investasi Diamankan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:04 WIB

Polsek Masalembu Ungkap Kasus Percobaan Curanmor, Dua Nelayan Diamankan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:51 WIB

Polisi ungkap dugaan peredaran Pil “Y” di Sapeken, pelaku mengaku dapat pasokan dari Banyuwangi

Senin, 20 Juli 2026 - 13:31 WIB

Polisi Selidiki Kasus Pencurian Rumah di Ambunten, Kerugian Korban Diperkirakan Rp22,5 Juta

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:28 WIB

Polres Pamekasan Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Satu Orang Masuk DPO

Berita Terbaru