KANALMADURA.COM, SUMENEP – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Sumenep. Seorang pria berinisial WS (42), warga Desa Payudan Daleman, Kecamatan Guluk-Guluk, diamankan karena diduga mengedarkan narkotika jenis sabu.
Penangkapan berlangsung Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 21.30 WIB di teras rumah tersangka. Saat digerebek, WS sempat membuang bungkusan berisi sabu ke lantai, namun aksinya diketahui petugas.
Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan 5 poket sabu dengan total berat netto 1,40 gram, timbangan elektrik, sendok sabu, alat hisap (bong), pipet kaca, plastik klip kosong, korek gas, serta handphone yang diduga digunakan untuk transaksi.
Plt. Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, S.H. membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut, tersangka mengakui seluruh barang bukti yang ditemukan merupakan miliknya.
“Tersangka sudah kami amankan bersama seluruh barang bukti ke Mapolres Sumenep untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan sementara, ia mengakui sabu tersebut adalah miliknya,”ujar AKP Widiarti, Sabtu (1/11/2025).
Widiarti menegaskan, jajaran Polres Sumenep terus memperkuat patroli dan pengawasan, terutama di wilayah pedesaan yang rawan dijadikan tempat transaksi narkoba.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pengedar maupun pengguna narkoba. Siapa pun yang terlibat akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Saat ini, penyidik tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, menyita seluruh barang bukti, serta mengirim sampel sabu ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur untuk pembuktian lebih lanjut.
“Semua proses akan dilakukan secara tuntas dan transparan. Komitmen kami jelas: Sumenep harus bersih dari narkoba,” pungkas AKP Widiarti.


